Tampilkan postingan dengan label Technology. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Technology. Tampilkan semua postingan

Transmisi Data


Transmisi Data

Transmisi data dilakukan antara pengirim dan penerima melalui media transmisi. Transmisi data terdiri dari 2 macam 
  1. Media Terpadu (Guided Media) : Dikendalikan melalui jalur fisik. Contoh : twister pair, kabel koaksial dan serat optik.
  2. Media Tidak Terpadu (Unguided Media) : Dapat disebut nirkabel,, hanya sebagai alat untuk mentrasmisikan gelombang elektromaknetik. Contoh : udara dan air.
Direct Link adalah jalur transmisi antara dua perangkat dimana sinyal di rambatkan langsung tanpa melalui perantara (hanya melalui amplifier (penguat sinyal) dan repeater (pengulang)). Transmisi terpadu terdiri dari 2 macam: 
     1. Transmisi Terpadu Point to Point.
               Dilakukan oleh 2 perangkat (hanya 2 alat yang menggunakan media tersebut secara bersamaan).
           2. Transmisi Terpadu Multi Point. (Dilakukan oleh lebih dari 2 perangkat).

Cara transmisi data dapat berupa :
  1. Transmisi Duplek : Sinyal di transmisikan hanya dalam satu arah. Contoh : komunikasi antara pemancar TV dengan pesawat TV, komunikasi antara amplifier dengan speaker.
  2. Transmisi Half-Duplek. Komunikasi antara dua piranti yang bisa dilakukan dua arah namun secara bergantian. Contoh : Walkie-Talkie.
  3. Transmisi Full-Duplek : Komunikasi antara dua piranti yang bisa dilakukan dua arah dan bias bersamaan. Contoh : Telepon.
Sinyal untuk Penyampaian Informasi :
  1.  Sinyal Analog: sinyal data dalam bentuk gelombang yang bersifat kontinyu, dimana informasi dibawa dengan mengubah karakteristik gelombang.
  2. Sinyal Digital: Sinyal dalam bentuk pulsa yang dapat mengalami perubahan secara tiba-tiba dan hanya memiliki dua keadaan, yaitu 0 dan 1.
Transmisi Data Analog dan Digital.
Transmisi analog adalah suatu upaya mentransmisi sinyal analog tanpa memperhatikan muatannya. Untuk jarak yang jauh dipakai amplifier yang akan menambah kekuatan sinyal sehingga menghasilkan distorsi yang terbatas. Sinyal dapat berupa data analog (data suara) atau data digital (data luaran modem). Di dalam sinyal analog, data di transmisikan melalui media kawat (kabel twisted pair dan coaxial, fiber optic maupun melalui atmosfer). Contoh : Suara yang di transmisikan melalui pengeras suara / speaker, dimana sensor berada di dalam microphone.
Transmisi digital, berhubungan dengan muatan dari sinyal. Untuk mencapai jarak yang jauh dipakai repeater yang menghasilkan sinyal sehingga tidak terjadi distorsi. Sinyal digital mengandung data-data dalam bentuk biner (0 atau 1). Untuk pengiriman jarak jauh, transmisi digital memerlukan alat pengulang (repeater). Alat pengulang menerima sinyal digital, memulihkan kembali pola jajaran byte dan metransmisi ulang sinyal yang baru. Oleh karena itu, redaman dapat diatasi.
Gangguan Transmisi.
Dalam sinyal Analog : Perubahan secara acak yang mengakibatkan menurunnya kualitas sinyal.
Dalam sinyal Digital : Terjadinya perubahan nilai biner, antara 0 dan 1.
Gangguan Transmisi Terpandu :
  •  Peredaman      : Semakin jauh, kekuatan sinyal makin berkurang.  
  • Distorsi Tunda  : Frekuansi yang berbeda antar perangkat.
  • Noise               : Media kawat panas,  adanya dua frekuensi dalam satu saluran.

Gangguan Transmisi Tidak Terpandu :
  • Free-space loss : penyebaran di udara akan memperlemah sinyal.
  •  Penyerapan atmosfer : mendung dan hujan. akan menyerap sinyal (Semakin tinggi frekuensi, semakin rentan terhadap cuaca).
  •   Refraksi : perubahan kecepatan sinyal yang  disebabkan oleh ketinggian.
  •  Noise Termal : peralatan yang panas akan memperlemah daya pancar dan penerimaan sinyal.


Read More... - Transmisi Data

WEB APPICATION FRAMEWORK


WEB APPICATION FRAMEWORK


Sebelum mengenal lebih jauh mengenai Web Application Framework, ada baiknya kita mengetahui apa yang dimaksud dengan Framework. Framework adalah sekumpulan perintah/fungsi dasar yang dapat membantu dalam menyelesaikan proses-proses yang lebih kompleks, menangani berbagai masalah dalam pemrograman seperti koneksi database, pemanggilan variable, dll. Sehingga developer lebih fokus dan lebih cepat membangun aplikasi. Secara sederhana dapat dijelaskan bahwa framework adalah kumpulan fungsi-fungsi yang sudah ada sehingga programmer tidak perlu lagi membuat fungsi-fungsi (kumpulan library) dari awal, yang tentunya tinggal memanggil kumpulan library tersebut didalam framework. Fungsi-fungsi standar yang telah tersedia dalam suatu framework adalah fungsi paging, enkripsi, email, SEO, session, security, kalender, bahasa, manipulasi gambar, grafik, tabel bergaya zebra, validasi, upload, captcha, proteksi terhadap XSS (XSS filtering), template, kompresi, XML dan lain-lain.
Web Application Framework merupakan suatu kerangka kerja perangkat lunak yang dirancang untuk mendukung pengembangan situs dinamis, aplikasi berbasis web atau web service. Framework ini bertujuan untuk mengurangi overhead yang terkait dengan kegiatan umum yang biasa dilakuan dalam pengembangan web. Sebagai contoh, banyak kerangka yang menyediakan kumpulan class untuk mengakses database, template kerangka kerja dan manajemen sesi (session) dan kode bisa digunakan kembali (reusable). Pada intinya Web Application Framework dapat di jelaskan sebagai software framework yang didesain untuk mendukung pengembangan web dinamis, aplikasi web dan web service.

            Dari sekian banyak Web Application Framework yang beredar luas, ada 6 Web Appication Framework yang paling sering digunakan oleh programmer, antara lain:
1.      CakePHP
Framework ini mengusung konsep arsitektur MVC (Model-View-Controller) dan juga ORM (Object Relation Mapping). Aplikasi yang dibangun (build) dengan CakePHP bisa dijalankan/di-running di PHP4 ataupun PHP5. Dalam koneksi database framework ini mensupport MySQL, SQLLITE, PGSql, DB2 dan juga Oracle. Framework ini menyediakan modul tambahan berupa otentifikasi user, security, access control list sehingga memungkinkan membangun aplikasi dengan cepat. Selain itu CakePHP juga sudah mendukung javascript, AJAX, XML dan RSS dan email yang sudah terintegrasi dalam library-nya.
Namun support dokumentasi untuk framework ini masih kurang lengkap, meskipun begitu komunitas pengguna CakePHP semakin berkembang dengan pesat.
2.      CodeIgniter
CodeIgniter adalah sebuah framework aplikasi untuk membuat halaman atau aplikasi web berbasis PHP, dengan menggunakan framework ini, programmer tidak perlu mengetik ratusan baris kode untuk membangun sebuah aplikasi. Selain mudah digunakan, framework ini juga sangat cepat dan ringan. Dokumentasinya yang lengkap membuat framework ini mudah untuk dipelajari oleh pemula. CodeIgniter hampir memiliki kesamaan dengan CakePHP, framework ini mengusung konsep arsitektur MVC, namun framework ini belum mendukung ORM, Codeigniter menyediakan banyak sekali modul yang berguna di pengembangan web seperti session management, email, security (anti Xsrf), file management, image management dan XMLRPC. Keunggulan dari aplikasi besutan Ellislab ini adalah dokumentasi yang banyak dan lengkap serta terorganisis dengan baik sehingga framework ini mudah dipelajari, bersifat open source dan didukung oleh komunitas yang besar, selain itu bahasa yang digunakan juga lebih mudah dipahami dibandingkan cakePHP.
3.      Kohana
Kohana adalah framework PHP 5 yang menggunakan pola arsitektur Model View Controller (MVC). Keamanan, bobot dan kesederhanaanya menjadikan banyak programmer menggunakan aplikasi ini. MVC membuat logika aplikasi terpisah dari presentasi. Hal ini memungkinkan programmer untuk membuat kode lebih rapi dan menghemat waktu untuk mencari bug.
Pada awalnya framework ini merupakan pengembangan dari CodeIgniter, ada kesamaan antara CI dengan Kohana, namun semua script di Kohana telah ditulis ulang.
4.      Simphony
Symfony Framework adalah salah satu Framework PHP yang dibuat untuk mempercepat proses development sebuah website atau aplikasi berbasis web. Framework ini ditujukan untuk pengguna PHP5DAN mendukung berbagai koneksi database. Seperti framework yang disebutkan diatas, simphony juga mengusung konsep arsitektur MVC dan teknologi AJAX sudah terintegrasi di framework ini. Dalam hal dokumentasi, simphony telah memberikannya dengan cukup baik, namun yang menjadi kekurangan adalah proses installasi yang lebih rumit dibandingkan dengan cakePHP dan CodeIgniter.
5.      Zend Framework
Zend Framework adalah adalah framework open source dan berkualitas tinggi untuk membangun aplikasi web dan web service dengan PHP. Framework ini dikhususkan untuk pengembangan aplikasi web 2.0 dan untuk mempermudah dalam mengakses API dari situs2 besar seperti google, facebook, yahoo, flickr dsb. Sehingga tidak mengherankan kalau framework ini dibekali modul2 web 2.0, syndication, AJAX, web services, dan search.
6.      Yii Framework
Yii adalah kerangka kerja PHP berbasis-komponen dengan performa tinggi untuk pengembangan aplikasi Web berskala-besar. Ia menyediakan resuabilitas maksimum dalam pemrograman Web dan bisa mengakselerasi proses pengembangan secara signifikan. Kelebihan Yii melampaui PHP framework lain dalam hal efisiensi, lebih banyak fitur dan di dokumentasikan dengan jelas. Yii didesain dengan hati-hati dari awal agar sesuai untuk pengembangan aplikasi Web secara serius. Yii bukan berasal dari produk pada beberapa proyek maupun konglomerasi pekerjaan pihak ketiga. Yii adalah hasil dari pengalaman kaya para pembuat pada pengembangan aplikasi Web dan investigasi serta refleksi kerangka kerja pemrograman Web paling populer dan aplikasi.

            Framework .NET adalah suatu komponen windows yang terintegrasi dan dibuat dengan tujuan untuk mendukung (men-support) pengembangan berbagai macam jenis aplikasi serta untuk dapat mejalankan berbagai macam aplikasi generasi mendatang termasuk pengembangan aplikasi Web Services XML. Framework .NET di desain untuk dapat memenuhi beberapa tujuan berikut ini :
1.      Menyediakan environment kerja yang konsisten bagi bahasa pemrograman yang berorientasi objek (object oriented programming – OOP) baik kode objek itu di simpan dan di eksekusi secara lokal, atau dieksekusi secara lokal tapi didistribusikan melalui internet atau dieksekusi secara remote.
2.      Menyediakan environment kerja di dalam mengeksekusi kode yang dapat meminimaliasi proses software deployment dan menghindari konflik penggunaan versi software yang di buat.
3.      Menyediakan environment kerja yang aman dalam hal pengeksekusian kode, termasuk kode yang dibuat oleh pihak ketiga (third party).
4.      Menyediakan environment kerja yang dapat mengurangi masalah pada persoalan performa dari kode atau dari lingkungan interpreter nya.
5.      Membuat para developer lebih mudah mengembangkan berbagai macam jenis aplikasi yang lebih bervariasi, seperti aplikasi berbasis windows dan aplikasi berbasis web.
6.      Membangun semua komunikasi yang ada di dalam standar industri untuk memastikan bahwa semua kode aplikasi yang berbasis Framework .NET dapat berintegrasi dengan berbagai macam kode aplikasi lain.
            Microsoft .NET Framework adalah sebuah komponen yang dapat ditambahkan ke sistem operasi Microsoft Windows atau telah terintegrasi ke dalam Windows (mulai dari Windows Server 2003 dan versi-versi Windows terbaru). Kerangka kerja ini menyediakan sejumlah besar solusi-solusi program untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan umum suatu program baru dan mengatur eksekusi program-program yang ditulis secara khusus untuk framework ini. Framework .NET adalah kunci penawaran utama dari Microsoft dan diperuntukkan untuk digunakan oleh sebagian besar aplikasi-aplikasi baru yang dibuat untuk platform Windows.
            Umumnya komputer hanya memiliki satu bahasa yaitu (assembly), maka ketika mengembangkan sebuah aplikasi dengan bahasa .Net komputer tidak akan memahami bahasa tersebut. Oleh sebab itu diperlukan sebuah software (penerjemah) untuk bisa menjalankannya. Ada  beberapa software tidak bisa berjalan dengan baik (error) pada sebuah komputer, apabila bahasa yang digunakannya berbeda dan ini adalah kegunaan dari .Net Framework sebagai penerjemah bahasa tersebut. Dapat disimpulkan bahwa fungsi utama dari .Net Framework yaitu sebagai penerjemah atau mengeksekusi sebuah software agar dapat dijalankan. 



Tambahan (Kata yang mungkin sulit dipahami):
1.      AJAX adalah singkatan dari Asynchronous JavaScript dan XML, yang merupakan  istilah yang menggambarkan sebuah teknik pengembangan web untuk menciptakan aplikasi web interaktif menggunakan kombinasi: HTML (atau XHTML) dan Cascading Style Sheets untuk Informasi Dokumen Model dan menyajikan Obyek.
2.      Remote Procedure Call (RPC) adalah sebuah metode yang memungkinkan kita untuk mengakses sebuah prosedur yang berada di komputer lain.
3.      MVC (Model View Controller) adalah sebuah pola pemrograman dengan memisahkan antara data (model), proses (controller) dan tampilan (view). Keuntungan menggunakan konsep ini adalah kemudahan dalam maintenance dan pengembangan lebih lanjut dalam sebuah aplikasi.
4.      ORM (Object Relation Mapping) meruupakan sebuah teknik pemrograman yang memetakan sebuah objek dengan database. ORM akan menjadi penghubung antara objek yang didefinisikan dalam kode program dengan database, bagaimana objek itu disimpan, diambil, dihapus dan sebagainya. Dengan ORM, programmer dibantu untuk melakukan aksi-aksi yang diperlukan terkait komunikasi objek ketika program dijalankan dengan database seperti menyimpan objek, mengambil data objek dari database kemudian ditampilkan, menghapus objek, mengubah objek dan sebagainya.
5.      SEO adalah kependekan dari Search Engine Optimization, suatu teknik agar website yang kita buat mudah ditemukan melalui search engine seperti Google.
6.      XML RPC adalah salah satu bentuk sederhana implementasi teknologi RPC yang menggunakan XML sebagai type marshalling serta HTTP sebagai protokol transport dan pengalamatan servernya.
7.      XSS merupakan suatu cara untuk memasukan / menginjeksikan kode-kode HTML ke suatu situs dengan menggunakan browser. Teknik ini umumnya digunakan oleh attacker untuk diberikan ke target untuk membuka dengan tujuan yang beragam misalnya untuk social engineering.
Read More... - WEB APPICATION FRAMEWORK

Perkembangan Teknologi Informasi

Perkembangan Teknologi Informasi

Teknologi Informasi adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data, termasuk memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas, yaitu informasi yang relevan, akurat dan tepat waktu, yang digunakan untuk keperluan pribadi, pendidikan, bisnis, dan pemerintahan dan merupakan informasi yang strategis untuk pengambilan keputusan.
Teknologi ini menggunakan seperangkat komputer untuk mengolah data, sistem jaringan untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer yang lainnya sesuai dengan kebutuhan, dan teknologi telekomunikasi digunakan agar data dapat disebar dan diakses secara global. Peran yang dapat diberikan oleh aplikasi teknologi informasi dan teknologi komunikasi ini adalah mendapatkan informasi untuk kehidupan pribadi seperti informasi tentang kesehatan, hobi, rekreasi, dan rohani. Kemudian untuk profesi seperti sains, teknologi, perdagangan, berita bisnis, dan asosiasi profesi. Sarana kerjasama antara pribadi atau kelompok yang satu dengan pribadi atau kelompok yang lainnya tanpa mengenal batas jarak dan waktu, negara, ras, kelas ekonomi, ideologi atau faktor lainnya yang dapat menghambat pertukaran pikiran.
Perkembangan teknologi informasi dan teknologi komunikasi memacu suatu cara baru dalam kehidupan, dari kehidupan dimulai sampai dengan berakhir, kehidupan seperti ini dikenal dengan e-life, artinya kehidupan ini sudah dipengaruhi oleh berbagai kebutuhan secara elektronik. Dan sekarang ini sedang semarak dengan berbagai huruf yang dimulai dengan awalan e- seperti e-commerce, e-government, e-education, e-library, e-journal, e-medicine, e-laboratory, e-biodiversitiy, dan yang lainnya lagi yang berbasis elektronika.

 I.         Sejarah singkat perkembangan TIK

            Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di mulai ketika Alexander Graham Bell menemukan telepon pada tahun 1875, yang kemudian di tindak lanjuti dengan pembuatan jaringan komunikasi dengan kabel yang mencakup seluruh daratan Amerika dan kemuudian di ikuti pemasangan kabel komunilasi trans-atlantik.
Memasuki abad ke-20, tepatnya antara tahun 1910-1920, terealisasi transmisi suara tanpa kabel melalui siaran radio AM yang pertama.  Komunikasi suara tanpa kabel segera berkembang pesat, dan kemudian bahkan diikuti pula oleh transmisi audio-visual tanpa kabel, yang berwujud siaran televisi pada tahun 1940-an. Komputer elektronik pertama beroperasi pada tahun 1943, yang kemudian diikuti oleh tahapan miniaturisai komponen elektronik melalui penemuan transistor pada tahun 1947, dan rangkaian terpadu (integrated electronics) pada tahun 1957. Perkembangan teknologi elektronika, yang merupakan soko guru TIK saat ini, mendapatkan momen emasnya pada era perang dingin.
Persaingan IPTEK antara blok Barat (Amerika Serikat) dan blok Timur (eks Uni Sovyet) justru memacu perkembangan teknologi elektronika lewat upaya miniaturisasi rangkaian elektronik untuk pengendali pesawat ruang angkasa maupun mesin-mesin perang. Miniaturisasi komponen elektronik, melalui penciptaan rangkaian terpadu, pada puncaknya melahirkan mikroprosesor. Mikroprosesor inilah yang menjadi ‘otak’ perangkat keras komputer, dan terus berevolusi sampai saat ini.

 II.         Perkembangan TIK di Indonesia
Di Indonesia sendiri, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi berkembang setelah PELITA I meluncurkan teknologi berupa siaran radio dan televisi telah diprogramkan. Memang sarana dan prasarana pada waktu itu belum ada atau belum memadai, namun dengan perkembangan teknologi siaran, seperti siaran langsung dari satelit dan pemancar ulang berdaya rendah, telah memungkinkan dicapainya seluruh pelosok tanah air. Teknologi ini terus berkembang sampai dengan PELITA berikutnya, yang kemudian berkembang dengan munculnya televisi swasta dan jaringan televisi siaran lokal. Di luncurkannya Satelit Komunikasi tahun 1976. Indonesia telah memasuki era informasi modern dengan  beroperasinya SKSD PALAPA I. Sistem satelit komunikasi ini merupakan kebutuhan yang unik bagi Indonesia, karena keadaan dan letak geografisnya. Dasar pertimbangan pengembangan sistem ini adalah untuk keperluan pendidikan, penerangan, hiburan, pemerintahan, bisnis, pertahanan keamanan, dan perindustrian.
Pendidikan di Indonesia pun berkembang mengikuti arus perkembangan zaman, seperti, berkembangnya pendidikan terbuka dengan modus belajar jarak jauh (Distance Learning), sharing resource bersama antar lembaga pendidikan / latihan dalam sebuah jaringan, penggunaan perangkat teknologi informasi interaktif, seperti CD-ROM Multimedia, dalam pendidikan secara bertahap menggantikan TV dan Video. Dengan adanya perkembangan teknologi informasi dalam bidang pendidikan, maka pada saat ini sudah dimungkinkan untuk diadakan belajar jarak jauh dengan menggunakan media internet untuk menghubungkan antara mahasiswa dengan dosennya, melihat nilai mahasiswa secara online, mengecek keuangan, melihat jadwal kuliah, mengirimkan berkas tugas yang diberikan dosen dan sebagainya, semuanya itu sudah dapat dilakukan.
Terlepas dari hal itu sekarang ini teknologi informasi dan komunikasi  berkembang dengan sangat pesat. Saat ini, jarak dan waktu seakan tidak lagi menjadi halangan dalam berkomunikasi. Orang yang berada di pulau yang berbeda bahkan negara yang berbeda kini sudah mampu melakukkan komunikasi bahkan mampu ditampilkan secara visual. Salah satu hal yang sedang menjadi trend sat ini adalah kegiatan yang berbasis internet dan elektronik. Beberapa contoh diantaranya adalah e-learnig, e-banking, e-library, e-labolatory, e-mail dan sebagainya. Aktivitas-aktivitas berbasis elektronik ini sudah pasti sangat membantu kegiatan manusia. Dengan hal tersebut di atas, dimensi ruang dan waktu tidak lai menjadi hambatan. Selain itu,proses pengolahan data pun semakin cepat dan efisien. Berbagai barang elektonik mulai dari televise, handphone, pager, PDA, laptop hingga palmtop sudah menjadi barang-barang yang tidak asing lagi bagi masyarakat. Perkembangan TIK pun semakin pesat seiring dengan ditemukannya alat-alat yang lebih canggih.
Melihat apa yang terjadi saat ini, dapat dibayangkan apa yang mungkin dapat terjadi di masa nanti. Jauhnya jarak tidak lagi akan terasa. Kelak komunikasi jarak jauh akan dilakukan dengan hologram tiga dimensi yang begitu nyata. Pekerjaan-pekerjaan manusia akan mulai dikerjakan oleh robot yang bekerja secara otomatis dan mampu belajar dari pengalamannya sehingga mampu mengkoreksi kesalahan yang ia lakukan dengan sendirinya. Teknologi komputer pun akan berkembang dengan pesat. Komputer masa depan akan mampu merespon tindakan-tindakan manusia dan memahami bahasa manusia. Lebih canggihnya lagi, komputer generasi yang akan datang diramalkan, akan memiliki perasaan layaknya manusia. Namun di samping itu juga muncul kekhawatiran, “Akankan eksistensi mausia digantikan oleh komputer?” dan “Akankah manusia mampu bertahan dari kepunahan?”. Satu hal yang patut kita sadari dan tekadkan, “Teknologi dibuat untuk membantu manusia, bukan untuk memperbudak manusia”.

 III.            Dampak positif dan negatif dari perkembangan TIK
Teknologi Informasi dan Telekomunikasi dapat dimanfaatkan pada berbagai bidang kehidupan antara lain dalam bidang pendidikan, bisnis, pemerintahan, dan sosial.
·         Manfaat TIK dalam bidang pendidikan antara lain :
Ø  Berbagi hasil penelitian, hasil penelitian yang dimuat dalam internet  akan mudah dimanfaatkan orang lain disegala penjuru dunia dengan cepat.
Ø  Konsultasi dengan pakar, konsultasi dangan para ahli dibidangnya dapat dilakukan dengan mudah walaupun ahli tersebut berada ditempat yang sangat jauh.
Ø  Kelas online. Aplikasi kelas online dapat digunakan untuk lembaga-lembaga pendidikan jarak jauh, seperti universitas dan sekolah-sekolah terbuka.
·         Manfaat TIK dalam bidang bisnis/usaha antara lain :
Ø  SMS Banking adalah layanan perbankan yang dilakukan dengan menggunakan SMS (Sshort Message Service ). Transaksi yang dapat dilakukan adalah pengecekan saldo, transfer uang, dan pembayaran tagihan.
Ø  E-commerce adalah perdagangan elektronik (Electronic commerce ) adalah perdagangan yang dilakukan dengan memanfaatkan internet.
·            Manfaat TIK dalam bidang pemerintahan antara lain :
Ø  G2C (government to citizen), adalah pemanfaatan TIK untuk melayani kebutuhan masyarakat luas, misalnya melayanai kependudukan dan administrasi.
Ø  G2B (government to business), adalah pemanfaatan TIK untuk melayani kebutuhan dunia usaha, misalnya pengurusan izin usaha, permintaan data statistik yang dibutuhkan pengusaha, dan sebagainya.
Ø  G2G (government to government), adalah pemanfaatan TIK untuk melayani kebutuhan lembaga pemerintah lain, departemen lain, pemerintah diatas atau dibawahnya, dan sebagainya.
·         Manfaat TIK dalam bidang sosial antara lain :
Ø  Sebagai sumber informasi dan sarana belajar dari masyarakat.
Ø  Untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan bagi masyarakat.
Ø  Meningkatkan informasi kesehatan.
Ø  Untuk melihat peluang yang lebih luas untuk memasarkan produk setempat.
Ø  Mengembangkan perdagangan melalui e-commerce.
Di balik manfaat yang besar dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) juga mempunyai dampak negatif, antara lain :
·         Information Anxiety
Banyaknya informasi yang kita terima sering membuat kita kesulitan    dalam memilih prioritas dan menentukan kebenaran informasi tersebut.
·         Dehumanization
Hilangnya penghargaan atas nilai seseorang sebagai individu, digantikan dengan sederet angka identitas.
·         Health Issue
Stress yang ditimbulkan oleh penggunaan peralatan dan aplikasi berbasis TIK, pengaruh radiasi gelombang elektromagnetik, pengaruh radiasi layer monitor, masalah persendian akibat kesalhan pengunnan keyboard dan mouse, masalah ergonomic, dsb.
·         Lost of Privacy
Indentitas digital kita membuat keberadaan kita selalu terdeteksi. Selain itu, pemantauan CCTV secara kontinu akan menggangu privasi dalam keseharian kita. (contoh,  di Inggris ada 4,2 jt CCTV, 1 jt diantaranya ada di London, secara rata-rata seorang warga London akan tertangkap di 300 CCTV per hari).
·         Cookies (Data Digital di Internet)
Makin banyak informasi yang kita tampilkan dan shre di internet dengan atau tanpa kita sadari yang membuka peluang penyalahgunaan oleh pihak-pihak yang tidak berwenang. (contoh : Facebook, Friendster, Twitter).
·         Digital Gap (Kesenjangan antara Orang yang mengerti teknologi dan orang yang tidak mengerti teknologi)
Makin nyata adanya kesenjangan antarakelompok yang menguasai TIK, baik dalam keseharian maupun dalam pekerjaan.
·         Possible Massive Unemployment
Implementasi TIK secara besar-besaran dapat membawa dampak peningkatan jumlah pengurangan tenaga kerja baik melalui PHK maupun menyempitnya peluang kerja bagi tenaga kerja yang tidak menguasai TIK.
·         Impact of Globalization on Culture
Makin menipisnya nilai-nilai budaya local akibat pengaruh globalisasi. (contoh,  berapa banyak koleksi lagu-lagu local/ daerah yang kita punya?).

 SUMBER
Ø  Miarso, Yusufhadi, 2005, Menyemai Benih Teknologi Pendidikan, Kencana, Jakarta
Ø  Moerwanto, F.B, 2002, Mengenali Arti dan Manfaat Telematika, Jakarta.
Ø  http://www.informatika.lipi.go.id/\ ( 20.02 WIB. 1 Maret 2011 )
Ø  http://id.wikipedia.org/ ( 20.44 WIB. 1 Maret 2011 )


Read More... - Perkembangan Teknologi Informasi

Macam-macam Sertifikasi

Sertifikasi Berorientasi Produk

Beberapa contoh sertifikasi berorientasi produk, yaitu:
1.      Sertifikasi Microsoft (Microsoft Certified Professional).
 Beberapa contoh paket sertifikasi yang ada di sertifikasi Microsoft antara lain:
a.       MCDBA (Microsoft Certified Database Administrator) merupakan sertifikasi untuk desain, implementasi dan administrator database berbasis pada Microsoft SQL Server database. Microsoft Certified DBA diberikan sebagai pengakuan kemampuan merancang, mengimplementasi, dan melakukan administrasi database Microsoft SQl Server. Untuk mendapatkan sertifikasi MCDBA setiap kandidat harus lulus tiga ujian inti (administrasi SQL Server, perancangan database SQL Server  dan Windows 2000 Sever atau Windows Server 2003.)  dan satu ujian pilihan.
b.      MCAD (Microsoft Certified Application Developers) merupakan sertifikasi dengan menggunakan teknologi Microsoft untuk melakukan pembangunan dan pemeliharaan departemen di level aplications, components, web, atau desktop clients sampai pada back-end data services. Sertifikasi MCAD dibuat oleh Microsoft sebagai respon terhadap kebutuhan  industri akan sebuah sertifikasi yang memungkinkan mereka untuk menunjukkan keterampilan yang dibutuhkan untuk mengimplementasikan, maintenance, dan  men-deployed aplikasi Web atau desktop berbasis Windows dengan skala kecil sampai menengah. MCAD ditujukan untuk mereka yang lingkup pekerjaannya meliputi pengembangan aplikasi, komponen, atau layanan database dan jaringan berskala kecil sampai menengah pada platform Windows.
c.       MCSD (Microsoft Certified Solution Developers) merupakan sertifikasi untuk melakukan desain dan membangun leading-edge business solution dengan menggunakan Microsoft development tools, technologies platform dan arsitektur Windows. Sertifikat MCSD merupakan salah satu sertifikat TI dengan reputasi yang dikenal baik di kalangan industri. Dengan mengantongi sertifikat MCSD, seseorang dianggap telah mampu mendemonstrasikan kemampuan yang dibutuhkan untuk memimpin sebuah organisasi dalam proses perancangan, implementasi, dan administrasi dari suatu solusi bisnis dengan menggunakan produk Microsoft.
d.      Microsoft Office Specialist merupakan sertifikasi untuk kemampuan penggunaan Microsoft desktop software untuk kepentingan perkantoran. Sertifikasi Office Specialist tersedia dalam tiga jalur: Office 2003 Editions, Office XP, dan Office 2000.

2.      Sertifikasi Oracle.
Beberapa Sertifikasi dari Oracle, yaitu:
a.       OCA (Oracle Certified Associate).
b.       OCP (Oracle Certified Professional).
c.       OCM (Oracle Certified Master).
Untuk mendapatkan sertifikasi Oracle, maka harus menguasai berbagai hal, misalnya:
-          Konsep dasar database.
-          Produk Oracle database server.
-          Creating Oracle database.
-          Mengelola user, keamanan dan profile.
-          Aspek teoritis basisdata.
-          Struktur Oracle.
-          Isu-isu seperti Tuning Overview, Business problems dan yang lainnya.

3.       Sertifikasi CISCO.
Beberapa Sertifikasi dari CISCO, yaitu:
a.    CCNA (Cisco Certified Networking Associate).
b.    CCNP (Cisco Certified Networking Professional).
c.    CCIA (Cisco Certified Internetworking Expert).
Untuk mendapatkan sertifikasi dari CISCO harus menguasai beberapa hal, diantaranya adalah:
-          Mengkonfigurasi Swith and Router.
-          Mengkonfigurasi Acces list untuk mengontrol akses ke peralatan jaringan.
-          Memverifikasi switch and router mampu beroperasi pada standar spesifikasi yang telah ditentukan.

4.       Sertifikasi Novell.
Beberapa Sertifikasi dari Novell, yaitu:
a.       Novell CLP (Novell Certified Linux Professional) merupakan sertifikasi untuk ahli Novell dengan kombinasi sistem operasi Linux dengan kemampuan administrator jaringan.
b.      Novell CLE (Novell Certified Linux Engineer) merupakan sertifikasi lanjutan dari Novell CLP.
c.       Suse CLP (Suse Certified Linux Professional) merupakan sertifikasi dan pengakuan untuk yang menguasai administrasi dalam lingkungan jaringan Linux Suse.
d.      MCNE (Master Certified Novell Engineer) merupakan sertifikasi untuk pemilik yang menguasai administrasi dalam lingkungan jaringan industri.

Sertifikasi Berorientasi Profesi:
            Contoh sertifikasi dari Institute for Certification of Computing Professionals (ICCP):
1.      CCP (Certified Computer Programmer) merupakan sertifikasi untuk para profesional yang bekerja sebagai programer.
2.      CSP (Certified Systems Professional) merupakan sertifikasi untuk para profesional yang bekerja pada bidang analis desain dan pengembangan komputer berbasis komputer.
Contoh Sertifikasi dari  Institute for Certification of Computing Professionals (CompTIA) :
1.       A+ (Entry Level Computer Service) merupakan sertifikasi untuk profesional yang memiliki orientasi pekerjaan di bidang teknisi komputer.
2.      Network+ (Network Support and Administration) merupakan sertifikasi untuk para profesional yang memiliki orientasi pekerjaan bidang jaringan komputer.
Untuk mendapatkan sertifikat tersebut maka kita harus lulus 2 buah ujian, yaitu ujian dengan kode 220-701 dan 220-702. Jika kita baru lulus salah satu ujian saja, maka kita belum bisa mendapatkan sertifikat tersebut.
Read More... - Macam-macam Sertifikasi